Bencana alam datang silih berganti dinegri ini, mulai dari banjir, gempa bumi, tenah longsor, serta terbakarnya hutan-hutan membuat negri ini seperti markasnya bencana.
Islam mengajarkan dalam QS. Al-Qhashash ayat 77 yang artinya, “Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) dunia akhirat, dan janganlah kamu melupakan (nikmat) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi ini. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan{“. Namun, mengapa banyak orang yang seenak-enaknya berbuat kerusakan?
Betapa banyaknya sebab-sebab kerusakan alam inimulai dari penggunaan kendaraan yang tak ramah linkungan, penambangna liar, penebangna pohon ynsg besar-besaran, dsb.
Belakangan ini isu-isu penyelamatan linkungan begitu gencar dikampanyekan, baik dari pemeriontah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Tetapi itu saja tak cukup, sudah berapa luas alam yang dirusak?. Disini kesadaran pribadilah yang terpenting. Jika setip orang sadar akan pentignya keseimbangan lingkungan pastilah masalah inidapat teratasi.
Kemajuan teknologi memang telah membawa kita pada pilihhan hidup praktis. Hampir setiap hari kita bersikap demikian.Alasannya sederhana, simple, praktis
Jika kita lihat fenomena yang terjadi di masyarakat, mereka lebih suka menggunakan kemasan plastic, dari pada kemasan yang mudah didaur ulang. Masyarakat juga lebih suka menggunakan kendaraan bermotor ketimbang kendaraan yang ramah lingkungan , sepeda misalnya. Pedahal jika kita pehatikan penggunaan plastic yang berlebihan dapat mengakibatkan penumpukan sampah, sehingga dapat menimbulkan banjir akibat dari tumpukan sampah disaluran air. Sedangkan kendaraan bermotor mengeluarkan gas buangan CO2 (Carbondioksida ) yang apabila berlebihan akan mengumpul di atmosfer, dan masih banyak lagi dampak yang diberikan.
Oleh karena itu kita dianjurkan untuk peduli terhadap linkungan. Green Packaging adalah jawaban yang paling tepat untuk menanggulangi permasalahan linkungan. Empat prinsip dasar terdapat di Green Packaging yang biasanya dikenal dengan sebutan 4R , yaitu Reuse, Reduce, Recycle, dan Replace.
Reuse ialah penggunaan kemasan ramah linkunagn secara berulang-ulang tanpa langsung dibuang setelah digunakan, jadi hemat bukan? .
Reduce adalah mengurangi sampah dengan menggunakan produk yang tahan lama.
Recyle adalah mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. Itu dapat kita daur ulang bias menjadi sebuah produk yang sama seperti sebelumnya ataupun produk yang berbeda.
Sedangkan Replace adalah pemilihan bahan yang akan kita gunakan, baik itu ramah linkungan atau dapat dipakaidalm jangka waktu yang lama.
Reuse, Reduce, Recycle, dan Replace dapat kiata lakukan untuk meminimalisir jumlah sampah ataupun mengurangi sampah yang dihasilkan oleh kita. Sedangkan umtuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor dapat dilakukan dengan penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan, sepeda misalnya.
Penggunaan sepeda belakangan ini gencar dikampanyekan , ada yang bertema hari bebas kendaraan (CFD) “Car Free Day” adapula Bike To Work hingga Bike To School, tetapi ini semua merupakan salah satu kepedulian terhadap polusi yang disebabkan oleh kendaraan yang tak ramah linkungan (kendaraan bermotor).
Hari bebas kendaraan di Jakarta biasanya jatuh pada minggu terakhir disetiap bulannya dan terdapat di sepanjang Jalan Sudirman Thamrin dari pukul 06.00 samapi 12.00 WIB sedangkan Bike To Work ialah sebuah program bagi para pekerja yang menggunakan sepada ke tempat dimana mereka bekarja, biasanya disetiap kantor terdapat komunitas ini. Adapun Bike To School ialah sebuah program bagi para pelajar yang rutinitasnya ke sekolahmenggunakan sepeda.
Jadi kita tak hanya peduli terhadap ampah belaka kita juga peduli terhadap kualitas udara yang setiap saat kita hirup.
Fenomena yang terjadi saat ini memnag masih jauh dari apa yang kita harapkan, dimana masih banyak yang berbuat kerusakan danen tidak memperdulikan dampak yang akan terjadi. Namun marilah ika mulai Green Packaging atau 4R Reuse, Reduce, Recycle, dan Replace. Serta menggunakan kendaraan yang ramah linkungan.
Tak usah menunggu orang lain untuk berbuat kita mulai dari diri sendiri dan coba tularkan kepada teman, keluarga, tetangga, dan masyarakat luas untuk memnyelamatkan bumi.